Sunday, November 26, 2017

Orang Bodoh yang Pintar

Suatu ketika di sebuah kampun ada seorang anak kecil bernama Tejo yang di kenal sangat bodoh,
orang-orang menganggap tejo  ber IQ jongkok,karen tejo selau bertingkah aneh tidak seperti remaja pada umumnya Tejo lebih suka bermain dengan anak-anak yang usianya jauh di bawah dia.

Nilai sekolahnya tidakjelek-jelek amat tetapi orang-orang di desanya mengatakan dia anak paling bodoh di desa, meski begitu Tejo tidak memikirkan hal itu di tetap bergerak melompat dan tertawa dengan gembiranya, bersama teman-teman kecilnya.

Yang lebih aneh lagi ketika seorang tukang cukur mengetes si Tejo apakah dia normal atau tidak dengan menawarkan Tejo agar memilih antara uang dua ribu rupiah atau lima ribu rupiah, dengan cepat Tejomengambil uang dua ribu rupiah, dan tersenyum bahagia lalu pergi meloncat kegirangan.

Keesokan harinya si tukang cukur ini mengetes tejo untuk ke dua kalinya kali ini dengan uang dua ribu rupiah dan seribu rupiah dengan cepat tejo menyambar uang seribu rupiah, dan dengan gembira pergi sambil melompat-lompat kegirangan dan si tukang cukur tertawa terpingkal-pingkal, memang  dasar IQ jongkok kata si tukang cukur, si tukang cukur dengan bangganya memperlihatkan betapa bodohnya si Tejo hampir setiap hari kepada setiap pelangganya.

Kemudian, ada seorang pengusaha yang berkucur di tempat tukang cukur itu dan dengan bangganya si tukang cukur mengatakan di desa kami ada anak yang sangat aneh. Dan Tejo pun melompat-lompat dan menari-nari disekitar tempat si tukang cukur, lalu si tukang cukur itu menunjukan betapa bodohnya si Tejo kepada pengusaha ini, kali ini dengan lebih ekstrime.

Tejo mau yang mana seratus ribu atau sepuluh ribu dengan cepat, Tejo menyambar uang sepuluh ribu dan degan wajah snagt bahagia dan seperti biasa menari-nari melompat-lompat dan pergi meninggalkan si tukang cukur, si tukang tukur tertawa terpingkal-pingkal.

Lihat apakah bapak lihat betapa bodohnya anak itu. Hah.. jadi kasihan saya sama ibunya, kata si tukang cukur, tapi pengusaha ini hanya diam dan berfikir, lalu ia mencari si Tejo dan bertanya hey nak, kenapa tadi saya liat kamu mengambil uang yangkecil ppadahal kamu di tawari uang yang besar?.

Lalu si Tejo tersenyum kecil dan menjawab sang pengusaha pak kalau saya ambil yang besar dari awal maka si tukang cukur tidak akan penasaran, kalau dia tidak penasaran dari manalagi saya akan mendapat uang jajan gratis setiap hari?.

Lalu sang pengusaha tersenyum dan dalam hati berkata sekarang sudah jelas siapa yang bodoh

No comments:

Post a Comment

Translate